Penanaman Sejuta Satu Pohon

Penanaman Sejuta Satu Pohon

“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai,” demikian kata pepatah. Bencana alam khususnya banjir dan tanah longsor yang kian marak akhir-akhir ini, tidak semata karena curah hujan yang tinggi. Perilaku manusia yang mau atau tidak bersahabat dengan alam, sangat mempengaruhi pola datangnya bencana. Artinya, ketika manusia berperilaku seenaknya sendiri, egois alih-alih merasa mempunyai hak hidup atas tanah negeri ini, justru melakukan tindakan pengrusakan alam, hasilnya adalah bencana  di kemudian hari yang dibuat manusia sendiri. Pembangunan kota besar yang tak menghayati semangat eco friendly, rawan diserbu banjir besar.  Kebutuhan ekonomi manusia yang hanya berpusat pada pembangunan infrakstruktur untuk bisnis semata tanpa mentaati peraturan yang ada hanya akan membuat bencana kemanusiaan yang besar bertahun kemudian. Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia cabang Semarang, memberi perhatian khusus pada pengembangan kawasan lindung melalui penanaman pohon. Dalam rangka 170 tahun tarekat Suster Penyelenggaraan Ilahi, 17 Desember 2012 yang lalu, para guru, siswa dan karyawan YPII di lingkungan Cabang Semarang, beramai-ramai menanam pohon keras di Penadaran Purwodadi. Tak kurang dari 7 bis membawa rombongan. Bekerja sama dengan masyarakat setempat, di bawah sinar matahari yang cerah bahkan cenderung terik, tak surut langkah PASUKAN HIJAU ini bermimpi menyejukkan kawasan gersang ini dengan pohon mangga, sirsak, dan berbagai pohon lain. Jika kita merasa berhak hidup sehat, kita pun wajib menjaga dan melestarikan lingkungan kita. Mulai hari ini menanam satu pohon untuk lestarinya kehidupan planet bumi kita....
Happy 51years old SMA Kebon Dalem

Happy 51years old SMA Kebon Dalem

Perjalanan waktu sering kali mengejutkan kita. Kesibukan, kegairahan mengisi hari-hari, telah merenggut ingatan kita akan sejarah yang terukir. Dan tiba-tiba, 51 tahun pun terlalui. Duka dan tawa mewarnai kematanganmu. Menengok sejenak ribuan anak muda yang pernah singgah di hati dan ingatanmu. Mereka adalah rajawali-rajawali kecil yang dititipkan Sang Langit untuk melukis awan. Hari ini perjalanan itu terasa membesarkan hati: ketekunan membuahkan hasil. Ia melebihi kepandaian. Bertekun dengan derai air mata dan keringat, namun juga harapan dan cita-cita, adalah contoh indah yang ditiru anak-anak muda ini untuk juga menjadi milik mereka. Dan bagimu, anak-anak muda SMA Kebon Dalem, masa depan dimulai hari ini. Masa depan adalah milikmu sepenuhnya. Para guru ‘hanya’ menjadi teman yang menunjukkan jalan-jalan ke sana. Tetapkan apa yang kau inginkan. Gembiralah dalam hidup, sebab hidup adalah anugerah yang tak ternilai. Jayalah selalu, SMA Kebon Dalem.  ...
Top