Kisah Tiga Pohon

Kisah Tiga Pohon

KISAH TIGA POHON Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.. Pohon pertama berkata: “Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya” . Kemudian pohon kedua berkata: “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku”.   Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: “Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku” . Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu… Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi, doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan dikandang dan setiap hari diisi dengan jerami. Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi, ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir. Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap. Tahun demi tahun berganti, dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing. Kemudian suatu hari, sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat...
Earth Hour

Earth Hour

Apa yang akan terjadi jika penduduk di sebuah kota mematikan lampu dan peralatan elektronik selama satu jam? Apa pengaruhnya terhadap lingkungan? Dua pertanyaan inilah yang akan dijawab dengan digelarnya program kampanye perubahan iklim Earth Hour 2012. Earth Hour Indonesia akan di gelar di 18 kota di Tanah Air. Jumlah kota yang ikut berpartisipasi diperkirakan akan terus bertambah sebelum penyelenggaraan acara pada akhir Maret nanti. Dari 18 kota yang hingga sekarang ikut berpartisipasi, mayoritas kota berada di Pulau Jawa dan Bali. Menurut pihak penyelenggara, WWF-Indonesia, fokus kampanye Earth Hour ada di kedua pulau ini. Hal ini sesuai dengan kondisi kelistrikan di Tanah Air dimana sebanyak 68% konsumen listrik nasional berada di Pulau Jawa dan Bali. Konsumen di dua pulau ini juga mengonsumsi 78% listrik nasional. Dari angka mayoritas tersebut, sebanyak 23%-nya digunakan hanya oleh konsumen di dua wilayah yaitu Tangerang dan Jakarta. Jika dilihat dari profil pengguna listrik di Jakarta dan Tangerang, sektor rumah tangga adalah konsumen listrik terbesar (33%). Sisanya adalah sektor bisnis/perkantoran serta gedung komersial (30%), sektor industri (yang kebanyakan berada di wilayah Tangerang) sebesar 30%, gedung pemerintah (3%) dan fasilitas publik serta sektor sosial (4%). Jika 10% penduduk Jakarta mengikuti program Earth Hour 2012 dengan mematikan lampu dan peralatan listrik selama satu jam, jumlah listrik yang bisa dihemat, menurut WWF Indonesia. diperkirakan mencapai 300 MW. Kapasitas ini cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik di Jawa-Bali; mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk 900 desa dalam periode yang sama; mampu mengurangi emisi CO2 sebesar 267 ton; menyelamatkan 267 pohon berusia 20 tahun dan memenuhi kebutuhan O2 (oksigen) untuk 534 orang. Hingga saat ini, mayoritas sumber energi Indonesia berasal dari bahan...
Atrractive Learning

Atrractive Learning

METODE ATRAKTIF MEMBANGUN KREATIVITAS DENGAN HATI YANG UTUH Pembelajaran attractive mengembangkan kreativitas dan keberanian siswa. Pengembangan kreativitas anak pada hakekatnya bertujuan memacu cara berpikir kreatif yang memberi kesempatan pada siswa mengembangkan keunikan dan potensi diri melalui eksplorasi. Oleh karena itu  YPII Cabang Semarang mengembangkan pembelajaran attractive terutama di TK dan SD dalam proses belajar mengajar. Di era globalisasi yang penuh persaingan keras sekarang ini, kreativitas yang tinggi mutlak diperlukan sejalan dengan profil sekolah,sesuai nilai-nilai kehidupan YPII yaitu Cerdas, Otentik, ber-Iman pada PI, dan...
Top