Hardiknas 2012 “Menjadi Agen Perubahan yang Tak Henti Belajar”

Hardiknas 2012 “Menjadi Agen Perubahan yang Tak Henti Belajar”

Berbicara mengenai Pendidikan, tiada putus dan tak lekang jaman. Pendidikan hingga hari ini masih diakui perannya sebagai wahana berubahnya seorang manusia muda menjadi pribadi yang berwawasan dan bersikap baru. Mereka dipersiapkan untuk sebuah masa depan yang gemilang, yang mampu menjadi bagian sebuah tata dunia yang baru dengan sumbangan-sumbangan pemikiran, kerja, dan kreativitasnya.
Namun, sebelum sampai pada tujuan itu, kita harus menengok sejenak pada insan-insan yang ada di dalam sebuah lembaga Pendidikan, khsususnya lembaga pendidikan formal semacam Yayasan Pendidikan Penyelenggaraan Ilahi Kantor Cabang Semarang ini.
GURU
Sebuah profesi yang melekat erat pada sebuah proses pendidikan. Perannya sangat signifikan, dan menentukan. Kepada merekalah dituntut seperangkat syarat yang suka tidak suka harus disandangnya, karena begitulah masyarakat menaruh harapan itu pada mereka.
Nilai-nilai apa yang dikenalkan guru kepada siswa untuk diadopsi? Nilai-nilai apa yang mengangkat manusia pada ekspresi kemanusiaan yang tertinggi? Nilai-nilai apa yang bener-benar dipegang orang yang benar-benar terdidik?
Maka, dalam sikap hidupnya sehari-hari guru dituntut memiliki suatu minat yang tidak hanya terarah pada kuantitas pengetahuan yang akan dibagikan pada siswa melainkan juga bagaimana refleksi kualitas hidupnya yang dikembangkan dari ilmu pengetahuan yang dikuasainya. Pengetahuan yang luas tidak dapat memberi keuntungan pada individu jika ia tidak mampu menggunakan pengetahuan untuk kebaikan.
Setiap guru harus yakin mengenai bagaimana manusia belajar dan tumbuh serta apa yang harus manusia pelajari agar dapat tinggal dalam kehidupan yang baik. Guru bekerja dalam sebuah medan yang menarik antara kebenaran sains dan seni, pertemuan yang spontan, tidak berulang dan kreatif antara guru dan siswa.
Maka, tak putuslah hendaknya para guru mencari tahu hakekat manusia, khususnya anak sehingga tahu bagaimana cara memperlakukannya hingga tercapailah tujuan pendidikan itu.
KARYAWAN dan STAF ADMINISTRASI
Pendidikan adalah sebuah ‘taman bermain’ yang luas yang sangat menarik bagi mereka yang mau dan senang terlibat dalam pertumbuhan dan perubahan seorang manusia. Tak ada seorang pun yang tak berguna di sana, mulai dari seorang bapak yang membersihkan kelas setiap pagi dan siang hingga seorang petugas tata usaha, bahkan kepala yayasan. Ketekunan pada pekerjaan ‘rutin’ menjadi semacam role model pada anak-anak yang sedang membentuk diri.
Seorang anak yang dilayani dengan ramah oleh petugas TU saat ia membayar uang sekolah, atau pertolongan pertama yang menyejukkan dari seorang staf UKS pada seorang siswa yang terluka akibat ‘tabrakan’ dengan temannya saat bermain, dan seorang satpam yang menemani dengan sabar seorang anak yang menunggu dijemput orang tua, adalah teladan efektif bagi mereka.
Kesadaran bahwa setiap insan pendidikan sebagai Agen Perubahan itulah yang menjadi titip awal betapa bahagianya bekerja dalam dunia pendidikan. Semangat bekerja keras, mengabdikan tubuh dan jiwa untuk setiap tugas yang diberikan/dipercayakan, tak peduli betapun sulitnya, dengan rasa gembira adalah sebuah esensi perubahan itu. Dan percaya atau tidak, perubahan itu akan secara meyakinkan merebak pada lingkungan kerja dan keluarga di rumah.
Maka, tak ada yang lebih membahagiakan selain bekerja dalam lingkungan pendidikan, tempat setiap orang belajar, lagi dan lagi.
Selamat Hari Pendidikan.
Selamat menekuni jalan-jalan pembelajaran hidup yang indah.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top